April 4, 2025

Website Resmi Pemerintah Kab Blora

Kabupaten Blora adalah salah satu Kabupaten di Jawa Tengah yang letaknya paling timur bagian tengah yang berbatasan dengan Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur. Kabupaten Blora ini kaya akan potensi terutama potensi pertanian, potensi hutan jati, potensi pertambangan khususnya minyak bumi dan gas.

Kesedihan Istri AKP Tomi Marbun: Suami Seakan Tak Dihargai

Kesedihan Istri AKP Tomi Marbun: Suami Seakan Tak Dihargai

Duka mendalam masih dirasakan oleh istri AKP Tomi Marbun, yang hingga kini masih menanti kabar pasti mengenai keberadaan suaminya. AKP Tomi Marbun menghilang selama tiga bulan setelah terlibat dalam operasi pengejaran terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pada 18 Desember 2024 lalu. Kepergiannya yang tak kunjung membawa kepastian membuat sang istri merasa pilu, terlebih setelah mendengar pernyataan yang dianggap meremehkan dari istri Kapolres setempat.

Kesedihan Istri AKP Tomi Marbun: Suami Seakan Tak Dihargai

Sejak kejadian itu, pencarian terhadap AKP Tomi Marbun terus dilakukan. Namun, hingga kini, belum ada titik terang mengenai nasib perwira polisi tersebut. Berbagai upaya dilakukan oleh tim pencari, namun hasilnya masih nihil. Ketidakpastian ini menjadi beban tersendiri bagi keluarga, terutama bagi sang istri yang setiap hari berharap akan ada kabar baik tentang suaminya.

Menurut keterangan keluarga, peristiwa hilangnya AKP Tomi Marbun terjadi saat ia menjalankan tugas negara untuk menumpas kelompok bersenjata yang kerap menebar ancaman di wilayah konflik. Ia berangkat dengan tekad penuh untuk menegakkan hukum dan melindungi masyarakat. Namun, situasi di lapangan ternyata lebih berbahaya dari yang diperkirakan, hingga akhirnya ia hilang tanpa jejak.

Pernyataan yang Menyakitkan

Di tengah kecemasan dan harapan yang semakin menipis, istri AKP Tomi Marbun mengaku hatinya hancur setelah mendengar ucapan istri Kapolres yang dianggap tidak menunjukkan empati terhadap kondisi suaminya. Ia merasa bahwa nyawa suaminya, yang telah mengabdikan diri untuk negara, tidak dihargai dengan layak.

“Seharusnya kami mendapatkan dukungan dan kepastian, bukan justru kata-kata yang menyakitkan. Kami keluarga yang ditinggalkan sudah cukup terpukul dengan ketidakpastian ini, tapi mengapa malah ada kata-kata yang meremehkan?” ujar istri AKP Tomi dengan suara penuh kesedihan.

Ungkapan ini sontak mendapat perhatian luas dari masyarakat dan rekan-rekan sesama anggota kepolisian. Banyak pihak yang menyayangkan kurangnya empati terhadap keluarga korban yang masih berjuang dalam ketidakpastian. Kasus ini pun semakin memunculkan perdebatan mengenai bagaimana aparat negara yang bertugas di medan berbahaya seharusnya mendapatkan perhatian lebih dari institusi yang menaunginya.

Tantangan Pencarian di Wilayah Konflik

Pencarian terhadap AKP Tomi Marbun bukanlah tugas yang mudah. Wilayah tempat ia terakhir terlihat dikenal sebagai area yang sulit dijangkau dan memiliki risiko tinggi. Faktor alam, keterbatasan akses komunikasi, serta ancaman dari kelompok bersenjata menjadi tantangan besar bagi tim pencari.

Meskipun demikian, keluarga besar AKP Tomi tetap berharap agar upaya pencarian terus dilakukan. Mereka meminta agar pihak berwenang tidak menyerah sebelum menemukan kejelasan mengenai nasibnya. “Kami hanya ingin kepastian. Apakah ia masih hidup atau tidak, kami ingin tahu,” ujar salah satu anggota keluarga.

Reaksi Publik dan Dukungan bagi Keluarga

Kasus ini mendapat perhatian luas dari berbagai kalangan, termasuk masyarakat sipil, aktivis hak asasi manusia, serta rekan-rekan sesama aparat. Banyak yang menilai bahwa perjuangan aparat negara yang bertugas di wilayah konflik seharusnya mendapat penghargaan dan perhatian yang lebih besar.

Dukungan bagi keluarga AKP Tomi Marbun juga mengalir dari berbagai pihak. Beberapa komunitas kepolisian dan kelompok sosial menggalang solidaritas untuk menunjukkan simpati terhadap keluarga yang ditinggalkan. Di media sosial, tagar seperti #KeadilanUntukAKPTomi dan #JanganLupakanPahlawanNegeri mulai bermunculan sebagai bentuk dukungan publik.

Peran Pemerintah dan Kepolisian

Dalam situasi seperti ini, peran pemerintah dan institusi kepolisian sangat penting untuk memastikan bahwa kasus seperti ini tidak dibiarkan begitu saja. Ada beberapa langkah yang diharapkan dapat dilakukan oleh pihak berwenang:

Meningkatkan Upaya Pencarian

Mengoptimalkan teknologi pencarian dan tim khusus untuk mempercepat proses investigasi.

Melibatkan berbagai pihak, termasuk komunitas lokal, yang mungkin memiliki informasi mengenai keberadaan AKP Tomi.

Menjaga Moral dan Dukungan terhadap Keluarga

Memberikan pendampingan psikologis bagi keluarga korban.

Menjaga komunikasi yang baik antara pihak berwenang dengan keluarga agar mereka tidak merasa diabaikan.

Memastikan Keadilan bagi Para Pejuang di Lapangan

Menyediakan sistem perlindungan yang lebih baik bagi aparat yang bertugas di daerah berisiko tinggi.

Memberikan penghargaan yang layak bagi mereka yang telah berjuang demi negara.

Harapan Keluarga dan Masyarakat

Meski rasa duka dan kecewa masih menyelimuti, istri AKP Tomi Marbun dan keluarganya tetap berharap akan ada titik terang dari pencarian yang dilakukan. Mereka juga berharap agar tidak ada lagi keluarga aparat yang mengalami situasi serupa tanpa kepastian atau dukungan yang memadai.

“Harapan kami adalah agar suami kami segera ditemukan, dalam kondisi apa pun. Kami juga berharap agar para aparat negara yang mengabdi dengan sepenuh hati tidak diperlakukan seolah-olah mereka tidak berharga,” tutup istri AKP Tomi dengan suara lirih.

Kesimpulan

Kasus hilangnya AKP Tomi Marbun dalam operasi pengejaran KKB di wilayah konflik menyoroti berbagai tantangan yang dihadapi aparat keamanan di lapangan. Selain menghadapi ancaman langsung dari kelompok bersenjata, mereka juga harus menghadapi ketidakpastian jika terjadi sesuatu di luar kendali.

Di sisi lain, pernyataan yang dianggap tidak menunjukkan empati dari istri Kapolres semakin menambah luka bagi keluarga yang telah berbulan-bulan menanti kabar kepastian. Kasus ini menjadi pengingat bagi semua pihak bahwa setiap individu yang mengorbankan dirinya untuk negara seharusnya mendapatkan penghormatan, perlindungan, serta perhatian yang layak dari institusi dan masyarakat.

Share: Facebook Twitter Linkedin